Jumat, 05 Juni 2015

Review buku “MELBOURNE”

0

Selalu, gue selalu mencintai buku. Sampai akhirnya gue lama ngincer novel “Melbourne” karya kak Winna Efendi, and the story has begun. Di situ, ada cerita yang belum pernah gue baca selama ini. Selalu, karya Kak Winna lembut, dan gampang banget buat dibayangin karena detailnya bener-bener kerasa. Tapi untuk karya yang ini, dia menceritakan tentang Max –pecinta cahaya-, dan Laura –freelancer, sekaaligus penyiar radio tengah malam- dan mereka sepasang mantan. Mereka pernah dipertemukan sebelumnya, bahkan mereka pernah menjalin hubungan. Hingga suatu hari, Max datang setelah 6 tahun mereka sama sekali tidak bertukar kabar. Apakah Laura kaget? Tentu saja. Tapi yang namanya mantan, mereka masih mengungkit masa lalu. Menceritakan masa lalu hanya sebagai candaan, bahwa itu hanyalah “cerita lama”. Hanya saja bercerita dengan kondisi berbeda, nggak ada hubungan apapun di antara mereka. Diam-diam Laura masih merasakan sakit hati terdalam akibat perlakuan Max sebelum putus, dan Max? apakah dia kembali untuk Laura? Nah baca aja deh.. dijamin ketagihan. Latarnya tentang Australia yang kental banget, bahasa Inggris-nya juga main di dalam situ. Selain itu, awal gue kira, buku ini tertebak endingnya. uma, buat ke sananya memang banyak “kejutan” dan ternyata endingnya undescribable. Bagaimanapun juga, bahasanya kak Winna masih sama. Manis banget… Do your best, kak! Denger-denger mau di film in ya? Kita tunggu ^^

0 komentar:

Posting Komentar